Wisata di Sungai Chao Phraya

Wisata di sungai Chao Phraya merupakan pilihan yang tepat bagi anda yang sedang berjalan-jalan ke kota Bangkok di Negara gajah putih ini. Sungai Chao Phyraya merupakan Sungai yang sangat terkenal mampu menggambarkan keseluruhan kehidupan yang ada di kota Bangkok. Di tepian sungai, terlihat jelas bangunan-bangunan modern ala Eropa pada abad ke-19, namun pada sisi lain terlihat beberapa sampan kayu tempat orang berjualan makanan-makanan keil bagi Para Pekerja sungai. Banyak lokasi wisata yang bisa dikunjungi melalui sungai ini. Diantaranya adalah Wat Pho, Grand Palace lain sebagainya.

Chao-Phraya-River

Sungai Chao Phraya adalah tempat wisata yang harus dikunjungi para wisatawan yang sedang berlibur di kota Bangkok, Thailand. Kenapa? karena  Sungai Chao Phraya merupakan sungai utama di Thailand dengan panjang sekitar 372 kilometer. Sungai Chao Phraya ini memiliki endapan aluvial yang rendah dan menyebar ke seluruh daratan Thailand yakni dari kota paling utara hingga ke selatan. Banyak para wisatawan mancanegara yang menempatkan sungai Chao Phraya ini sebagai salah satu jalur terpenting dalam merangkum tempat-tempat wisata yang indah saat berada di Bangkok.

Sungai yang dulunya dikenal sebagai Mae Nam Chao Phraya dalam bahasa Thai, Mae berarti “ibu” dan Nam berarti “air”, sedangkan nama Chao Phraya diambil dari julukan sungai ini di masa lampau yakni Chao P’ia, sebuah nama yang membuktikan  bahwa sungai ini adalah sungai utama pada masa Kerajaan Siam. Adapun  dalam media bahasa Inggris di Thailand, nama Sungai Chao Phraya sering diartikan sebagai “The River of Kings”.

Di sungai Chao Phraya ini pengelola transportasi di percayai kepada perusahaan resmi bernama Chao Phraya Express, perusahaan ini telah mengoperasikan 5 jenis kapal publik. Masing-masing di cirikan dengan berbagai warna, yaitu kuning, biru, merah, hijau, dan oranye. Warna ini bisa dilihat di bendera yang ada di bagian buritan kapal. kapal-kapal ini berhenti di 34 dermaga pada saat jam kerja. Dan hanya kapal dengan bendera oranye yang beroperasi terus menerus dengan harga sekitar 15 baht per penumpang. Sedang kapal dengan warna bendera lain beroperasi hanya pada jam 06.00 kemudian dilanjutkan kembali pada jam 16.00.

Chao_Phraya_River_Bangkok_Tourism

Sungai Chao Phraya di Ayutthaya lebih tenang dan damai dibandingkan ketika sudah sampai di Kota Bangkok yang ramai. Dan sesekali, terdapat perahu besar yang melintas dengan membawa grombolan wisatawan. Perahu ini dilengkapi dengan full music, sehingga terdengar hingar bingarnya ketika melintasi restoran.

Tapi bila diperhatikan, memang tidak begitu jernih air sungai ini, namun bangunan yang menghiasi perjalanan akan membuat  lupa dengan warna air pada sungai ini. Bahkan ketika malam hari terutama pada saat menikmati pemandangan Wat Arun dari sungai tempat dimana bisa menikmati indah gemerlapnya lampu-lampu sekitar Wat.

Sigit

Hanya seorang blogger yang suka menulis tentang tempat-tempat menarik untuk dikunjungi

Sigit

Hanya seorang blogger yang suka menulis tentang tempat-tempat menarik untuk dikunjungi