Prambanan dan Sendratari Ramayana

Mendengar kata Prambanan maka kita akan diingatkan pada sebuah bangunan berupa candi yang indah yang terletak di sebelah timur kota Yogyakarta. Candi ini merupakan sebuah candi peninggalan Hindu yang merupakan terbesar di Indonesia dan salah satu yang terindah di Asia Tenggara. Melihat semua keunggulan dan potensi candi yang berada dekat dengan kota Yogyakarta, membuat candi ini menjadi salah satu objek wisata unggulan Jawa Tengah yag menyita banyak perhatian dan minat wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk datang mengunjungi.

Candi ini dibangun pada  tahun 850 Masehi, pendiri dan pembangun candi pertama adalah Rakai Pikatan lalu kemudian dilanjutkan dengan pembangunan berkelanjutan oleh Raja Lokapala dan raja Balitung Maha Sambu, tidak hanya dilanjutkan namun pembangunan juga di perluas dari bangunan semula. Candi ini dibangun untuk memuliakan salah satu dewa bernama dewa siwa, nama candi pun awalnya bernama Siwagrha yang berarti rumah siwa. Keberadaan dewa Siwa di candi ini memang terlihat penting dan mencolok, hal ini bisa terlihat dari keberadaan candi paling besar yang memuat arca Siwa Mahadewa yang memiliki tinggi 3 meter.

Candi ini begitu indah dan asri dengan adanya taman yang cukup luas dan rindang dengan berbagai pohon dan rumput yang teduh untuk beristirahat pengunjung. Saat Yogya dan sekitarnya diguncang gempa hebat, candi ini pun sempat mengalami imbasnya dengan mengalami keretakan dan kerusakan akibat getaran, namun berkat usaha dan totalitas pemerintah dan pihak terkait candi terus di perbaiki sampai sekarang agar tetap bisa dinikmati keindahannya. Sebagai wujud pengakuan dunia, candi ini pun telah diakui sebagai  Situs Warisan Dunia yang diakui Unesco pada tahun 1991.

Sendratari Ramayana

Selain dapat menikmati keindahan bangunan candi kita pun dapat menikmati berbagai pertunjukan yang menjadi penghias dan pendukung indahnya Prambanan. Salah satu pertunjukan tersebut adalah Sendratari Ramayana yang di selenggarakan di gedung pertunjukan Trimurti yan letaknya berada di seberang sungai Opak yakni sebuah sungai yang berada di sebelah barat komplek candi. Panggung berupa area terbuka dengan latar candi prambanan berbalut cahaya yang indah, sebuah pargelaran indah yang memadukan keindahan bangunan sejarah dengan budaya. Pagelaran Sendratari Ramayana di panggung terbuka trimurti ini hanya akan diselenggarakan saat musim kemarau dimana pertunjukan tidak terganggu hujan yang turun. Saat musim penghujan pertunjukan Sendratari Ramayana akan dipindahkan di panggung yang tertutup.

Untuk mencapai Candi merupakan sebuah hal yang sangat mudah karena candi ini terletak persis di depan jalan raya Yogya-Solo-Surabaya dimana lalu lintas antar kota dan transfortasi akan melewati area ini. Jika Anda dari Yogyakarta maka bisa menggunakan kendaraan trans Yogya tujuan Prambanan, dan turun di halte Prambanan. Harga tiket untuk masuk Prambanan adalah Rp. 25,000.00 dan buka dari jam 06.00 sampai jam 17.00.

Sigit

Hanya seorang blogger yang suka menulis tentang tempat-tempat menarik untuk dikunjungi

Sigit

Hanya seorang blogger yang suka menulis tentang tempat-tempat menarik untuk dikunjungi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *