Menyusuri Kota Tua Baku, Kota yang Mendapat Julukan “Paris dari Timur”

Kota Tua Baku adalah salah satu bagian kota yang terletak di kota Baku ibukota dari Azerbaijan, kota ini menyimpan banyak rupa ragam peninggalan sejarah dan history yang tinggi. Bahkan banyak yang bilang bahwa Baku adalah salah satu kota terbesar dan modern di kawasan timur Eropa di jaman dahulu. Salah satu bukti kebesaran akan kota tersebut bisa terlihat dari Kota Tua Baku yang masih mempertahankan arsitektur dan kekayaan ragam sejarah masa lampau. Karena kaya serta memuat nilai historis yang tinggi itulah maka Kota Tua Baku sering disebut sebagai inti dari kota Baku dan semua keindahan serta kemegahan kota tersebut mendapatkan pengakuan dari Unesco sebagai salah satu warisan dunia pada bulan Desember tahun 2000.

Di kota tua yang kaya akan sejarah ini juga terdapat bangunan Istana Shirvanshahs dan Menara Maiden yang indah. Kota dibagi kedalam dua bagian yakni  Ichari Shahar dan Bayir Shahar, inner city merupakan sebuh kota utama dan yang tinggal didalamnya selalu mengganggap lebih baik dari pada msyarakat yang ada diluar. Tata kota serta desain arsitektur yang menawan yang masih terjaga dengan baik sampai saat ini menjadi salah satu kelebihan kota tua Baku sehingga layak untuk dikunjungi.

Sebagai salah satu kota yang mendapatkan penghargaan warisan dunia Unesco, kota Baku memiliki cerita unik tersendiri atas penghargaan yang mereka dapatkan. Cerita unik tersebut adalah pada akhir desember tahun 2000 kota ini mendapatkan penghargaan sebagai warisan dunia Unesco, namun 3 tahun kemudian selepas kota tersebut mendapatkan penghargaan kota tua Baku mendapatkan predikat sebagai kota tua yang sedang terancam bahaya menyusul terjadinya kerusakan akibat gempa, gagalnya konservasi miskin dan keraguan ata upaya perbaikan atau restorasi dari berbagai pihak atas kerusakan yang telah terjadi.

Namun seolah tidak kalah semangat dan tidak patah arang pemerintah bersama pihak terkait dan masyarakat bahu membahu untuk memperbaiki kota tua yang kaya akan sejarah tersebut, alhasil uaya mereka tidak sia-sia pada tahun 2009 Unesco memuji para piha terkait yang sudah bekerja keras untuk memperbaiki kota Baku dari kerusakan dan Unesco pun mencabut status daftar kota tua yang terancam punah.

Sebagai salah satu negara yang berada di kawasan Kaukasus dan terletak di persimpangan Eropa dan Asia Barat Daya, Azerbaijan terutama Baku adalah kota yang memiliki setidaknya tiga musim yakni, musim panas, gugur, dan salju. Dari ke semua musim tersebut musim gugur merupakan musim yang paling nyaman dan tenang karena saat musim ini tiba udara di kota Baku akan sejuk dan membuat nyaman para penghuni. Jadi jika Anda ingin mengunjungi kota tua Baku disarankan untuk datang di saat musim gugur agar mendapatkan cuaca yang maksimal nyamannya.

Sigit

Hanya seorang blogger yang suka menulis tentang tempat-tempat menarik untuk dikunjungi

Sigit

Hanya seorang blogger yang suka menulis tentang tempat-tempat menarik untuk dikunjungi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *