Borobudur

Membicarakan sebuah objek wisata di Indonesia kurang lengkap rasanya jika kita tidak menyinggung Borobudur sebagai salah satu tujuannya. Objek wisata ini merupakan sebuah objek wisata paling terkenal di Indonesia dan merupakan sebuah objek wisata tujuan utama wisatawan asing selain Bali. Sebagai sebuah objek wisata Borobudur memang pantas dijadikan sebagai tujuan utama pariwisata Indonesia karena objek wisata ini memiliki daya tarik dan keunikan yang bisa menyedot banyak pengunjung.

Borobudur ini merupakan sebuah bangunan berupa candi budha yang terletak di daerah Borobudur, kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Hanya berjarak sekitar 40 km saja dari kota Yogyakarta ke arah utara, sehingga candi ini lebih identik dengan Yogyakarta karena biasanya para wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta juga akan memasukan Borobudur sebagai tujuan wisatanya.

Candi Borobudur berbentuk stupa yang dibangun pada tahun tahun 800 masehi oleh wangsa Syailendra, kontruksi mulai dibangun pada tahun 770 Masehi lalu dan selesai pada tahun sekitar 825 Masehi. Bangunan merupakan sebuah bangunan piramida berundak yang terbuat dari blok batu andesit yang saling mengunci satu sama lain sehingga membuat bangunan ini menjadi kuat.

Candi ini dibangun sebagai salah satu bangunan untuk memuliakan agama Budha dan melarikan diri dari semua nafsu duniawi yang menjebak untuk kemudian menyerahkan semuanya kepada ajaran Budha. Seiring dengan perjalanan waktu Borobudur pun sempat terbengkalai pada abad ke-14 akibat dari melemahnya pengaruh Hindu dan Budha di tanah Jawa digantikan oleh pengaruh budaya Islam yang masuk.

Lalu pada tahun 1814 Gubernur Jenderal Inggris yang menjabat di tanah Jawa yakni  Sir Thomas Stamford Raffles, menemukan kembali bangunan Borobudur tersebut dan sejak itulah Borobudur melewati berbagai pemugaran dalam upaya penyelamatan bangunan yang kaya akan sejarah tersebut. Dari sekian banyak pemugaran, pemugaran yang dilangsungkan pada tahun 1975 sampai tahun 1982 lah yang paling besar, pemugaran pada era ini atas kerjasama dari pemerintah Indonesia dengan UNESCO. Sehingga UNESCO pun menetapkan Borobudur sebagai salah satu situs warisan dunia.

Setelah sekian waktu berlalu Borobudur tetap menjadi salah satu tempat peribadatan untuk kaum Budha pada saat hari waisak, saat hari ini datang maka ribuan umat Budha dari penjuru dunia akan datang ditambah dengan pengunjung lainnya yang tidak merayakan waisak namun ingin menikmati suasana Waisak yang sedang di rayakan di Borobudur yang meriah.

Untuk menuju objek wisata Borobudur maka dari kota Yogyakarta kita bisa naik angkutan Trans Yogya menuju statsiun Jombor, dari statsiun Jombor maka tinggal naik angkutan umum Jogja-Borobudur yang langsung mengantarkan pengunjung ke terminal Borobudur. Untuk tiket dikenakan biaya Rp. 30.000.00 untuk wisatawan lokal dan Rp. 135.000,00 untuk wisatawan mancanegara sementara jam buka Borobudur mulai jam 06.00 sampai jam 17.00 sore.

Sigit

Hanya seorang blogger yang suka menulis tentang tempat-tempat menarik untuk dikunjungi

Sigit

Hanya seorang blogger yang suka menulis tentang tempat-tempat menarik untuk dikunjungi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *